Fitur dan Perubahan pada Android 8.0 O

Tags

Seperti tahun lalu, Google mengumumkan hasil tinjauan pertama untuk versi Android yang akan datang beberapa bulan kedepan. Tahun ini, peninjauan dari pengembang Android O pertama kali diumumkan pada tanggal 21 Maret mengenai Google Pixel, Pixel XL, Pixel C, Nexus 6P, Nexus 5X dan Nexus Player. Mereka menjadi sibuk dan sudah membawa semua perubahan, fitur, dan hal-hal yang harus kalian ketahui tentang Android O. 

Jadwal Dirislisnya Android O

Jadwal Rilis Android O
Jadwal Rilis Android OSumber: AndroidAuthority

Android O akhirnya di rilis dan akan menjadi Android 8.0. O disini adalah nama sebuah makanan penutup. Google telah mengumumkan melalui timeline untuk peluncuran dari setiap tinjauan dengan tinjauan pengembang kedua karena keluar pada pertengahan bulan Mei, ketiga di pertengahan bulan Juni dan yang ke-empat di pertengahan bulan Juli. Versi public dari Android 8.0 akan keluar dan mendukung Pixel, Nexus, dan perangkat Android One yang kemungkinan akan di luncurkan pada akhir bulan Agustus atau awal September. 
Sebagian besar perubahan visual utama dalam Android O diturunkan ke menu pengaturan yang di desain ulang, tetapi ada beberapa tweak kecil di beberapa tempat dalam UI seperti notification shade. Material Design masih menjadi pilihan karena Android O berfokus pada perubahan background seperti notification channel untuk memberi pengguna control yang lebih besar pada sistem Android. 

Fitur yang sudah ditunggu-tunggu seperti picture-in-picture mode dan mode unread notification yang akhirnya mendarat dengan beberapa fitur baru seperti dukungan yang lebih baik pada audio Bluetooth dan tambahan adaptif ikon. Masih sangat awal memang, tapi Android O sudah melirik fitur paketan. 

Notification Shade 

Ketika kalian menggeser turun notification shade maka hal pertama yang akan kalian lihat adalah adanya perubahan visual di Android O. Terdapat tuas dengan enam strip di atas pemberitahuan yang akan mengambil lebih banyak ruang pada layar dan ada sedikit pemesanan ulang dari Nougat pada Android O. Juga dilengkapi dengan sebuah font yang baru untuk tanggal, waktu dan status icon bar yang akan lebih terlihat. Selain terdapat jalan pintas ke menu setting dan Quick Setting, kalian juga akan mendapat icon Wi-Fi, koneksi perangkat, baterai beserta sisa persentase yang akan ditampilkan di sebelah icon baterai. Pemberitahuan itu sendiri terlihat sama seperti di Nougat, lengkap dengan bundled dan quick reply. Jika kalian memiliki beberapa pemberitahuan, ketika kalian menggeser notification shade ke bawah maka kalian akan melihat icon kecil pada setiap pemberitahuan yang muncul di garis bawah. Ketika kalian menggesernya turun, setiap icon akan muncul dan diperbesar ke pemberitahuan penuh di layar. 

Notification Handling 

Sebagai Notification Handling, terdapat beberapa hal yang sudah akrab disertai dengan beberapa pilihan baru. Jika kalian menekan agak lama pada pemberitahuan kalian akan melihat tuas pemberitahuan yang akan memungkinkan kalian menonaktifkan semua pemberitahuan yang akan datang dari aplikasi. Namun, jika kalian menggesek pemberitahuan ke sisi sedikit, kalian akan mendapatkan dua icon. Satu untuk mengakses pemberitahuan dan satu lagi ada icon jam untuk menunda pemberitahuan. Jika kalian sentuh icon jam, maka secara otomatis pemberitahuan akan tertunda selama 15 menit tapi kalian dapat membuka menu drop-down untuk menunda selama 30 atau 60 menit atau menonaktifkan fitur tersebut.

Quick Setting 

Ketika kalian membuka Quick Setting, kalian akan melihat masih ada skema warna yang berbeda untuk Pixel yang dibandingkan dengan perangkat Nexus. Nexuses menggunakan background biru abu-abu dengan aksen aqua sementara Pixel mempertahankan aksen skema hitam dan biru cerah. Jika kita melihat Quick Setting itu sendiri, Google telah mengubah banyak hal. Di Android O, Quick Setting dilengkapi dengan garis bawah untuk Wi-Fi, Bluetooth, cellular, dan Do Not Disturb yang memiliki fungsi ganda. Kalian dapat menekan icon untuk mengatur on dan off, tapi jika kalian menekan kata dibawah toggles, kalian akan membuka menu pengaturan mini sebagai gantinya. Non-underlined toggles hanya mengaktifkan fitur seperti flashlight atau siklus melalui mode seperti data saver dimana pun kalian menekan. Sama seperti di Nougat, kalian bisa menekan icon pena untuk mengedit urutan Quick Setting atau menambahkan hal lain dan kalian memiliki jalan pintas yang sama sesama akun pengguna.

App Badges 

App Badges
Android O akhirnya menambahkan dukungan pada app badges. Mereka berjumlah sedikit dengan gelembung yang muncul pada icon aplikasi untuk menampilkan jumlah notifikasi yang belum terbaca juga fitur launcher yang dapat kalian sesuaikan. Tentu saja kalian akan memiliki control penuh atas fitur tersebut. 

Setting Menu 

Setting menu adalah tempat dimana sebagian besar perubahan visual terlihat dari Android O. Sebagai permulaan, terdapat skema warna baru baik Pixel dan perangkat Nexus mendapat sentuhan hitam dan putih tapi kalian akan tetap melihat aksen biru yang digunakan. Setting menu ini sendiri telah menerima sedikit perombakan. Kalian tidak akan bosan dengan melihat bagian apa yang telah pindah ke bagian yang lainnya. Navigasi slide-out dan icon menu hamburger telah dihapus dalam pratinjau dari para pengembang. Perubahan besar dalam Android O dapat kita lihat dalam Setting Menu ini dan jauh lebih pendek dari Nougat. Tanpa kategori yang memayungi seperti “wireless and networks”, “device”, “personal”, dan “system”. Sebaliknya, Android O memiliki bagian yang lebih terdeskripsi seperti “network and internet”, “connected devices”, “apps and notifications” dan “security and screen lock”. Secara umum, semuanya berada di tempat yang sama, namun beberapa perubahan akan jelas terlihat. Sebagai permulaan, dalam pengaturan Display, perangkat Pixel memiliki pilihan untuk “device theme” dengan dua pilihan yaitu Inverted atau Pixel. Dari sana kita bisa melihat saat ini semua yang dilakukan adalah mengubah area Quick Setting dari terang ke gelap tapi mungkin akan berkembang menjadi tema gelap yang sudah ditunggu-tunggu. 
Settings Menu Android oSetting Menu Android oSetting Menu Android OSetting Menu Android O
Pixel juga menunjukkan Night Light pada pengaturan Display sementara Nexus tidak. Seperti yang mungkin kalian lihat, mode malam membuat tampilan yang singkat di perangkat Nexus dalam Android N, namun kemudian dihapus karena gagal memenuhi standar kinerja Google. Sementara itu Dark Mode awalnya muncul di kedua review Android M dan Android N, namun masih belum berhasil membuat prime time pada perangkat apapun. Kebanyakan sub-bagian di menu Setting juga telah dirombak secara visual. Baterai dan penyimpanan semua telah berubah dan halaman info aplikasi juga memiliki tampilan baru. Sebagian besar telah pindah ke sub-bagian System termasuk bahasa dan input, tanggal dan waktu, update, about phone, backup dan opsi lain. 
Hampir semua fitur dari Nougat masih ada di Android O, tapi kalian harus benar-benar mencari hal tersebut untuk menemukannya. Jadi kalian harus mengucapkan selamat pada Google karena akhirnya nampak dan menhasilkan sesuatu yang lebih hebat tanpa melanggar semua daftar yang sudah ada sebelumnya.

System UI Tuner 

Sama seperti Nougat, kalian dapat mengaktifkan sistem UI Tuner untuk men-tweak hal-hal tertentu di Android O sesuai dengan preferensi pribadi kalian. Untuk mengaktifkan UI Tuner, geser ke bawah notification shade atau Quick Setting dan tekan lama icon Setting. Kalian akan melihatnya berputar dan merasakan getaran ketika telah ditambahkan ke menu Setting. 

Status Bar 

Dalam Android O, System UI Tuner sekarang berada dibawah naungan Setting>System. Untuk saat ini berisi empat bidang yaitu status bar, do not disturb, navigation bar, dan lock screen. Status bar masih menyediakan daftar untuk mengaktifkan atau menonaktifkan icon yang kalian lihat pada status bar jadi kalian bisa menghapus persistent Bluetooth atau icon Hotspot jika kalian mau. 

Pilihan untuk menampilkan persentase baterai di dalam icon baterai yang merupakan pilihan pada sistem UI Tuner di Nougat sudah tidak lagi tersedia. Untuk mengaktifkan “Selalu tampilkan persentase” di Android O akan menjaga persentase baterai terlihat sepanjang waktu di status bar tapi akan tetap ditempatkan di samping icon baterai. 

Do Not Disturb 

Do Not Disturb menampilkan dua toggles dengan sederhana. Satu untuk memungkinkan do not disturb beralih ke bawah volume slider dan satu lagi untuk menambahkan shortcut tombol volume sehingga tidak akan mengganggu pada saat kalian menekan tombol volume.

Navigation Bar 

Navigation Bar Android OSelanjutnya adalah Navigation Bar yang telah menambahkan banyak pilihan keren di Android O. ada pilihan tata letak yang akan memungkinkan kalian memilih antara normal, compact, left-leaning atau right-leaning. Kalian juga bisa menambahkan tombol tambahan di sisi kiri dan kanan tombol navigasi tradisional di layar. Kalian bisa memilih dari clipboard, keycode, atau keyboard switcher. Clipboard memungkinkan kalian menyimpan sesuatu ke clipboard dan kemudian kalian hanya perlu menarik dari tombol di nav bar dimana saja kalian ingin meletakkannya. Trik yang akan sangat berguna untuk email, nomor telepon, dan barang-barang lainnya yang sering di salin. Keycode memungkinkan kalian menetapkan keycode numerik. 

Lock Screen 

Lock screen di Android O terlihat sama seperti di Nougat tetapi kalian memiliki pilihan di sistem UI Tuner untuk mencampur hal-hal yang kalian inginkan. Dibandingkan dengan shortcut di bagian kiri bawah dan sudut kanan untuk voice assist dan camera, kalian bisa mengubah hal itu dengan apapun yang kalian mau. Daftar pilihan untuk kalian benar-benar banyak yang akan membuat kita berpikir bahwa ini pasti fitur Android 8.0. 
Lockscreen Android O
Sementara kita berbicara tentang lock screen, Ambient Display juga telah di revisi. Untuk sementara masih ada masalah dalam para pengembang, sebagian besar Ambient Display hanya akan menampilkan jam dan beberapa icon kecil dari aplikasi, seperti Hangouts misalnya. Kalian akan melihat informasi lebih lanjut. 

Picture-in-Picture Support 

Layaknya Android TV, Android O akan memberi dukungan penuh untuk mode picture-in-picture. Kalian tentu sudah terbiasa dengan hal ini di aplikasi YouTube, tapi ketika di implementasikan dalam smartphone, pengembang aplikasi bisa memiliki aplikasi video yang tetap bekerja ketika kalian menavigasi area lain dari aplikasi yang berbeda. Android O akan memiliki dukungan untuk control kustom seperti pause dan play.

Audio 

Sony telah menyumbangkan LDAC codec mereka kepada Google untuk dimasukkan ke Android O. Itu berarti jika kalian telah dilengkapi LDAC headphone Bluetooth, kalian akan mendapatkan kualitas terbaik dari Android 8.0. Hal yang menyenangkan tersebut tidak hanya terbatas untuk LDAC, Android O juga memiliki dukungan untuk APTX dan APTX HD serta SBC dan AAC. Ada juga pengaturan untuk tingkat audio dan bit per sampel ditambah Android O yang menambahkan A Audio API asli untuk aplikasi yang membutuhkan kesetiaan yang tinggi. 
Audio Codecs Android O

Notification Channels

Hal ini belum tersebar luas di Android O tetapi notification channels adalah cara aplikasi untuk membagi pemberitahuan mereka ke beberapa tema yang dapat kalian pilih secara individual. Jadi, bukannya memilih antara menerima puluhan notifikasi dari Twitter setiap hari atau tidak sama sekali, notification channels akan memungkinkan kalian untuk membiarkannya langsung ke reply channel, contohnya, block like dan retweet. Kalian akan bisa mengelola dengan cepat dengan cara menekan agak lama pemberitahuan aplikasi di notification shade atau melalui bagian aplikasi individu dan pemberitahuan di setting menu. 

Unknown Sources 

Menambahkan aplikasi darimana saja di luar Google Play biasanya hanya akan memukul keamanan dalam perangkat kalian dan mengaktifkan sumber yang tidak diketahui. Tapi di Android O hal ini bisa dijadikan taktik. Kalian sekarang harus mendapatkan izin dari aplikasi yang kalian gunakan untuk mendownload APK. Misalnya, kalian ingin mendownload APK dengan Chrome, pertama-tama kalian akan diminta untuk memberikan Chrome izin untuk menginstall aplikasi lain melalui “percayakan aplikasi dari sumber ini” di bagian akses khusus dari aplikasi dan pengaturan pemberitahuan. Kalian hanya perlu melakukan ini sekali per aplikasi namun kalian bisa mencabut izin tersebut kapan saja kalian mau. 

Background Process Limits 

Google telah banyak mengoptimalkan Android akhir-akhir ini untuk membatasi jumlah baterai yang terkuras dan penggunaan sumber daya dari aplikasi yang ada dalam background. Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, pengguna tingkat lanjut akan memiliki kontrol terhadap semua pengaturan tanpa terkecuali. Tetapi pada umumnya, Android O akan sangat membatasi proses background yang dikendalikan oleh job scheduler. 

Adaptive Icon 

Adaptive Icon adalah cara yang mewah untuk mengatakan bahwa Google telah membuat upaya untuk merapikan kekacauan panas pada icon aplikasi yang tidak konsisten di Android. Mereka pada dasarnya memberikan beberapa bentuk template untuk setiap icon yang beradaptasi dengan perangkat. Jadi, jika icon aplikasi default pada ponsel kalian berbentuk persegi atau bulat maka itulah yang akan kalian lihat. Rock a Pixel dengan icon lingkaran dan kalian tidak akan melihat icon persegi yang aneh apalagi dicampur dengan yang bulat. 
Adaptive Icon

Physical Keyboard Support 

Keyboard hardware akan berkembang menjadi sesuatu yang besar dan lebih besar lagi di Android layaknya Chromebooks sekarang yang memiliki akses ke semua aplikasi Google Play dan platform Andromeda misterius. Ketika kita tidak bisa menguji dukungan navigasi hardware keyboard di Android O dengan cara yang signifikan, yakinlah bahwa Google mencoba untuk memperkenalkan standar yang lebih layak untuk tombol tab dan arrow key ketika hardware keyboard digunakan. 

Autofill API 

Autofill API diperkenalkan dengan Android O yang mencoba untuk membantu aplikasi mengelola password dan data formulir lebih baik dari versi sebelumnya dari Android. Sebagai catatan Google dalam postingan blognya, “pengguna dapat memilih aplikasi autofill, mirip dengan cara mereka memilih aplikasi keyboard. Autofill app store dan pengaman data pengguna, seperti alamat, nama pengguna, dan bahkan password.” Kita harus menunggu beberapa saat sampai pengembang aplikasi mampu membuat penggunaan Autofill API di Android O secara penuh.

Wider Color Gamut For Apps

Android O menambah dukungan untuk “wide-gamut color for apps” dimana akan ada banyak dukungan HDR asli tapi yang sebenarnya hanyalah palet yang lebih besar dari warna. Berdasarkan catatan Google dalam postingan blog, “pengembang Android dari aplikasi imaging sekarang dapat mengambil keuntungan dari perangkat baru yang memiliki layar warna yang mendukung wide-gamut color. Untuk menampilkan gambar wide-gamut, aplikasi harus mengaktifkan bendera di manifest mereka (per kegiatan) dan bitmap dengan warna yang tertanam (AdobeRGB, Pro Photo RGB, DCI-P3, etc.)”. 

Hal Lainnya 

Ada masih banyak hal lain yang harus dicatat juga, tapi banyak yang masih belum berlaku. Android O menambahkan dukungan font jadi para pengembang aplikasi dapat menentukan gaya font. Wi-Fi Awareness akan memungkinkan perangkat Android O atau aplikasi untuk berkomunikasi dengan perangkat lain dan aplikasi di sekitarnya melalui Wi-Fi tanpa memerlukan koneksi internet yang sebenarnya. Ada juga beberapa optimasi besar untuk Android Run Time (ART) yang bertanggung jawab untuk menangani aplikasi dan WebView yang melihat beberapa perbaikan yang bahkan tidak akan pernah kalian sadari.

Sumber Artikel : Everything new in Android O: features and changes

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon