Keuntungan Memiliki Smartphone Dual Kamera

Tags

Sekarang ini, semakin banyak smartphone yang memiliki fitur dual camera seperti LG G6, Huawei P10, Honor 8, Samsung S8. Jika kalian tidak terbiasa dengan perkembangan teknologi, kalian mungkin akan bertanya-tanya apa yang akan kami bahas. Jadi, simak baik-baik artikel kami. 
Keuntungan Memiliki Smartphone Dual Kamera
Mari kita mulai dengan pertanyaan yang paling umum. Apa itu dual kamera? Pada dasarnya, terdapat dua sensor dan bukan hanya satu (kalian pasti tidak pernah mengira hal tersebut kan?) smartphone dengan tipe teknologi seperti ini memiliki dua foto sensor berbeda yang bekerja sama satu dengan yang lain. 

Umumnya, sensor utama pada smartphone kurang lebih akan bekerja seperti layaknya kamera biasa yang mengambil gambar berwarna terbaik. Sensor kedua bertujuan untuk menambahkan unsur-unsur yang tidak dapat diambil oleh sensor utama, terutama dalam hal kedalaman. Kombinasi dari kedua gambar yang dilakukan secara elektronik dengan aplikasi kamera akan menghasilkan gambar yang jauh lebih optimal. 

Masing-masing produsen smartphone memiliki strategi tersendiri dari fungsi dual camera untuk meningkatkan potensi kamera dalam hal fotografi. Jadi, tanpa basa basi lagi, mari kita menyelam dan melihat apa saja keunggulan yang ditawarkan dual camera. 

Meningkatkan efek khusus. 


Gambar yang lebih “3D” 


Salah satu kelebihan dari dual camera sudah jelas dari segi jumlah perspektif. Mari kita ambil contoh dari Honor 6X, atau mungkin Huawei Mate 9. Berkat lensa kedua, jarak yang di analisis menjadi lebih baik dan kita bisa mendapatkan gambar 3D yang lebih dekat. Meskipun hal-hal ini menghasilkan foto-foto yang cantic, hal tersebut bukanlah fitur utama dari dual camera. Kedalaman analasis adalah elemen kunci yang memungkinkan efek khusus lainnya bisa tercapai, seperti yang diuraikan di bawah ini. 
Baca Juga : Game Terbaik Tablet Android Online dan Offline


Efek Bokeh 


Konten tambahan yang dikerjakan oleh lensa kedua memungkinkan ketajaman gambar untuk diperbaiki. Pada HTC One M8, bahkan ada pilihan untuk menambahkan efek latar belakang dan latar depan gambar atau untuk menyalin bagian dari salah satu gambar dan menambahkannya ke foto lain. Bagian yang paling menarik adalah berurusan dengan zona yang berada di luar fokus, efek yang kabur akan dicapai melalui lensa kamera kalian. 


Augmented Reality 


Terdapat konsep lain pada Lenovo Phab 2 Pro dan pada Asus Zenfone AR. Selain kamera RGB tradisional, ada juga lensa fish-eye dan kamera yang disebut “time-of-flight”. Benar-benar, hal ini layaknya kamera 3-in-1. 

Idenya sederhana, berkat lanser inframerah yang dimasukkan ke dalam kamera, cahaya bisa dipantulkan. Kedalaman lapangan akan dihitung secara elektronik dengan cara yang tepat dan bisa ditangkap dengan sensor RGB. 
Baca Juga : Tips Membeli Smartphone Android Murah dan Berkualitas
Ini adalah alasan mengapa Google tertarik pada kamera ini dalam Tango Project dimana hasil yang besar dapat dicapai untuk augmented reality. Salah seorang teman saya berkata, sebuah kebetulan bahwa Tango Project dan Daydream department bekerja sama begitu erat sebagai “time-of-flight” kamera yang cukup cepat jika menggunakan VR. Selain kedalaman dari konten yang ditangkap, smartphone ini juga dapat menentukan posisi pengguna di sebuah kamar. 

Meningkatkan potensi fotografi sebuah ponsel


Foto yang lebih detail


Huawei P9, Mate 9 dan Honor 8 masing-maisng memiliki strategi yang berbeda. Sensor kedua mereka tidak mengambil warna (hanya hitam putih) tetapi mampu mengambil secara lebih rinci. Warna kemudian akan ditambahkan ke gambar akhir melalui perangkat lunak. 

Singkatnya, teknologi ini memungkinkan kalian untuk mendapatkan foto yang lebih rinci dan hal tersebut tentu saja berguna jika kalian ingin mengambil foto se rinci mungkin pada subjek kalian. 

Bahkan dengan cahaya minim sekalipun. 

Mengelola penvahayaan sangatlah penting dalam fotografi dan mimpi buruk bagi setiap fotografer (apakah mereka amatir atau tidak) jika tidak memiliki kondisi pencahayaan yang ideal. Sementara, di dunia profesional, mereka bisa memanipulasi untuk mencapai kondisi pencahayaan yang diperlukan. Fotografer amatir akan mengalami kesulitan ketika malam atau jika kondisi cahaya yang terlalu minim. 
Baca Juga : Fitur dan Perubahan pada Android 8.0 O
Untungnya, lensa kedua ini ada untuk mereka. Lensa kedua mampu menangkap semua rincian dan pencahayaan yang akan ditambahkan setelahnya. Secara umum, gambar yang dihasilkan tidak selalu ideal tapi akan lebih baik dari apa yang bisa mereka hasilnya dengan satu sensor saja. Namun ada sebuah pengecualian, mungkin pada Galaxy S8 contohnya. 

Zoom tanpa kehilangan kualitas


Beberapa perangkat, seperti iPhone 7 Plus, telah mengoptimalkan dirinya dengan menawarkan fitur zoom hebat yang lebih unggul dari zoom digital yang kalian temukan pada smartphone. LG G5 juga berbeda namun secara keseluruhan yang lebih luas. Salah satu sensornya memiliki sudut yang lebar yang berarti kalian dapat menangkap gambar yang lebih luas. Fitur ini membuatnya sempurna jika kalian mengambil gambar di pedesaan, sementara iPhone 7 akan lebih cocok untuk foto yang lebih spesifik seperti portrait. Dengan kata lain, sudut lebar ini akan menambah dimensi lain dari sebuah gambar, menempatkan gambar utama di latar belakang dengan mengaktifkan fitur perbesar atau perkecil. 

Apakah kalian berpikir bahwa produsen akan lebih fokus pada kamera smartphone? Atau malah sebaliknya?

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon