6 Contoh Kesalahan Penggunaan Internet di Indonesia

Diposting pada

Sama-sama kita ketahui, kalau sobat membaca artikel ini pasti merasakan hal yang sama seperti apa yang saya rasakan terhadap pandangan dan penggunaan internet masyarakat Indonesia.

Sejak mengenal internet dari 6 tahun yang lalu, mungkin ketika kelas 8 SMP, internet sudah banyak membantu kehidupan saya.

Namun, ada beberapa kesalahan yang sering terjadi terhadap penggunaan internet saya, mungkin hal yang sama juga terjadi pada sobat semua.

Maka dari itu, saya menulis artikel ini untuk sekedar meriview kesalahan-kesalahan yang sering kita lakukan terhadap penggunaan internet.

1) Kebanyakan bermain social media

Bermain social media sangatlah seru, walaupun sekarang perlahan mulai membosankan menurut saya. Kita bisa mengetahui siapapun lewat social media, dampak buruknya kita jadi lupa waktu dan pekerjaan.

Sering kali pekerjaan tertunda gara-gara asyik bermain social media, menurut saya inilah salah satu penggunaan internet yang salah.

Padahal harga kuota yang relatif mahal kita buang hanya untuk kepuasan kepo terhadap orang lain. Dengan demikian, kita seharusnya lebih bijak dalam penggunaan social media. Gunakanlah pada waktu yang tepat dan jangan berlebihan.

Baca Juga : Pengalaman Memulai Investasi Reksadana

2) Televisi di ganti dengan media streaming

Waktu sangat berharga ketika kita duduk dan melakukan kegiatan hal yang sama bersama keluarga, menonton bersama merupakan pilihan yang tepat ketika kita sesama anggota keluarga tidak ada kesibukan.

Namun sekarang berbeda, kebanyakan dari kita malah menutup diri dan asyik menonton di smartphone kita. Tanpa memikirkan waktu bersama keluarga dan biaya yang orang tua keluarkan untuk membelikan pulsa.

Memang banyak tontonan yang bagus di internet akan tetapi tontonan tersebut belum tentu baik, jika menonton bersama keluarga saya yakin tontonannya terasa lebih nikmat daripada menonton di media streaming.

3) Game Tradisional ditinggalkan Game Online Meraja lela

Walaupun saya sendiri sering bermain game online, memang memiliki rasa yang berbeda. Namun, jika kalian yang lahir di tahun 90-an bermain bersama teman pasti lebih asyik.

Contohnya saat bermain layangan, sebelum menerbangkan layangan kita membuat layangan terlebih dahulu. Hal itu secara tidak langsung mengasah kretifitas kita. Kemudian bersama-sama sepulang sekolah menerbangkan layangan.

Kalau sekarang, anak-anak samapai orang dewasa asyik dengan kehidupannya sendiri, sebelum bermain game yah beli pulsa internet dulu. Keuntungannya apa yang kita dapat? bukankah kita menutup sosialisasi kita dengan orang lain?

Maka dari itu, sebagai orang tua atau orang yang lebih dewasa kita seharusnya menanamkan sifat kekeluargaan dan menganalkan permainan tradisional kepada generasi kita. Jangan sampai budaya kita digusur oleh perkembangan jaman.

Image result for anak bermain internet
Sumber : image 2

4) Belum cukup umur mengakses konten dewasa

Inilah penggunaan internet yang sangat fatal menurut saya. Sebagai orang tua seharusnya kita membatasi akses konten dewasa untuk anak kita, karena ini membuat karakter dan mental yang buruk terhadap anak tersebut.

Supaya anaknya tidak menangis, orang tua memberi smartphone dan membiarkan anaknya mengakses konten yang berdampak buruk lalu meninggalkannya begitu saja. Banyak alternatif lain, internet dan smartphone bukanlah alternatif yang tepat.

5) Malas berfikir, semua ada di internet

Ini dampak yang paling buruk dengan ketergantungan terhadap internet, berasumsi semua ada diinternet dan kita tidak perlu berfikir lagi. Alasan kita belajar di sekolah dan bangku kuliah adalah agar kita mampu mengatasi masalah kedepan jika sudah dewasa dan berkeluarga.

Di sekolah kita belajar ilmu yang belum tentu digunakan, namun dampaknya adalah terhadap cara kita berfikir dan cara kita menyelesaikan masalah.

Nah, sekarang semua tergantung pada internet. Hitung sedikit cari di internet, malas mengingat dan mencatat akan berdampak buruk terhadap kinerja otak. Otak semakin bagus jika sering digunakan. Maka dari itu, bijaklah menggunkan internet.

6) Sopan santun tidak penting lagi

Saking asyiknya bermain dengan internet, laptop dan smartphonenya. Penjelasan guru atau dosen dihiraukan, penjelasan dan arahan orang tua masuk kiri keluar kanan. Sebagai manusia kita tidak bisa multitasking, kita hanya bisa fokus terhadap satu hal.

Maka dari itu, saat orang lain berbicara hal yang penting alangkah baiknya kita matikan terlebih dahulu internetnya dan simak dengan baik apa yang dijelaskan orang lain tersebut.

Internet bukan segalanya, yang lewat di social media kalian dapat kalian flashback di waktu yang berbeda. Jangan semata-mata takut kehilangan moment di dunia maya kalian lupakan sopan santun untuk mendengarkan perkataan orang lain yang sejatinya lebih penting.

Mungkin hanya sekian point penting yang bisa saya sampaikan, internet memang sangat kita butuhkan di jaman sekarang. Akan tetapi jangan sampai budaya dan tradisi kita ditinggalkan.